[28 Oct 2016 | No Comment | ]
REKAYASA PERTUMBUHAN EKONOMI

Adalah menarik mencermati pendapat Wakil Presiden Senior Bank Dunia Paul Romer yang intinya kira-kira mengatakan bahwa bila pemerintah mengambil tanggung jawab dengan mengarahkan tipe baru investasi yang membuat seluruh kalangan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk belajar maka ada kemungkinan untuk mempertahankan pola pertumbuhan melalui kesetaraan.
Dari pendapat di atas tampak bahwa Bank Dunia mencoba mengarahkan sorotannya pada peran pemerintah dalam menciptakan kebijakan investasi agar pertumbuhan yang diciptakannya memberikan dampak positif-konkret bagi upaya mengatasi ketimpangan. Bank Dunia tampaknya memahami persoalan yang dihadapi negara-negara berpenghasilan menengah yang walaupun berhasil menjaga ritme pertumbuhan namun …

Read the full story »

Daftar Isi »

[28 Oct 2016 | No Comment | ]

INDUK KARANGAN :
*    Rekayasa Pertumbuhan Ekonomi. . . . . .    1
EKONOMI & BISNIS :
*    Apindo: Substitusi Impor Perlu Didorong . .    2
*    Masyarakat, Pemerintah Tidak
Seharusnya Apriori dengan Harga
Pakan Yang Mahal . . . . . . . . . . . . . . .    3
*    Industri Karet Malaysia Maju Berkat
Laboratorium Penguji Terakreditasi . . . .    4
*    UMKM Dominasi Amnesti Pajak
Bulan Oktober 2016 . . . . . . . . . . . . . .    5
*    Menperin Dukung Apple Bangun
Pusat Inovasi di Indonesia. . . . …

Headline, Induk Karangan »

[28 Oct 2016 | No Comment | ]

Adalah menarik mencermati pendapat Wakil Presiden Senior Bank Dunia Paul Romer yang intinya kira-kira mengatakan bahwa bila pemerintah mengambil tanggung jawab dengan mengarahkan tipe baru investasi yang membuat seluruh kalangan masyarakat dapat memiliki kesempatan untuk belajar maka ada kemungkinan untuk mempertahankan pola pertumbuhan melalui kesetaraan.
Dari pendapat di atas tampak bahwa Bank Dunia mencoba mengarahkan sorotannya pada peran pemerintah dalam menciptakan kebijakan investasi agar pertumbuhan yang diciptakannya memberikan dampak positif-konkret bagi upaya mengatasi ketimpangan. Bank Dunia tampaknya memahami persoalan yang dihadapi negara-negara berpenghasilan menengah yang walaupun berhasil menjaga ritme pertumbuhan namun …

Ekonomi & Bisnis »

[28 Oct 2016 | No Comment | ]

Jakarta, 27 Oktober 2016 (Business News)
Pelaku usaha yang bernaung dibawah Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) meminta pemerintah untuk melakukan substitusi impor guna menekan besarnya impor bahan baku industri. Pasalnya, tingginya volume impor bahan baku untuk produksi dinilai bisa mengurangi daya saing produk dalam negeri. Mengutip data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), hingga saat ini 70% bahan baku industri di Indonesia didatangkan dari luar negeri.
Untuk itu, saat ini pemerintah dinilai perlu mengutamakan penggunaan bahan baku industri dari dalam negeri. Hal ini sekaligus dalam rangka menyukseskan program tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Sehingga, nantinya kebijakan …

Ekonomi & Bisnis »

[28 Oct 2016 | No Comment | ]

Jakarta, 27 Oktober 2016 (Business News)
Keluhan mahalnya harga pakan ternak dan ikan, Asosiasi Produsen Pakan Indonesia (dahulu bernama Gabungan Perusahaan Makanan Ternak/GPMT) mengajak semua pihak, termasuk pemerintah untuk tidak apriori. Permasalahan harga pakan di berbagai negara di dunia sama, mulai dari negara berkembang sampai negara maju seperti Amerika. Misalkan Cargill (perusahaan makanan ternak) yang tersebar di 70 negara di dunia, juga tidak ada perbedaan harga. “Harga pakan dimana-mana sama. Bahkan harga pakan di Tiongkok lebih mahal. Harga pakan pabrikan sama, baik Cargill di Vietnam, di Amerika, Indonesia. Pemerintah jangan cari …

Ekonomi & Bisnis »

[28 Oct 2016 | No Comment | ]

Jakarta, 27 Oktober 2016 (Business News)
Malaysia saat ini merupakan negara yang paling maju dalam industri karet di kawasan ASEAN. Dari produksi karet yang diproyeksikan tahun 2020 1,8 juta ton hanya 800.000 ton yang saja yang diekspor dalam bentuk olahan harus 1 juta ton. Alias Othman, peneliti Lembaga Getah Malaysia/Malaysian Rubber Board (LGM/MRB)menyatakan hal ini.
Industri karet Malaysia dimulai dari industri otomotif, yaitu rencana membangun mobil nasional proton tahun 1979. Waktu itu ditetapkapkan 60% komponen harus berasal dari dalam negeri. Lembaga Getah Malaysia ditugaskan untuk membuat komponen karet otomotif sepenuhya dari dalam …